Terlahir Sebagai Budak – Bab Empat

TERLAHIR SEBAGAI BUDAK

Sebuah versi sederhana dan ringkas dari buku klasik “Belenggu Kehendak” yang ditulis oleh Martin Luther, diterbitkan pertama kali pada tahun 1525.

Versi Inggris
Dikerjakan oleh:
Clifford Pond
Diedit oleh:
J.P. Arthur M.A
H.J. Appleby
Versi Indonesia
Diterjemahkan oleh:
Yonghan
Diedit oleh:
Suriawan Surna

BAB EMPAT

Pandangan Luther atas Cara Erasmus Menolak Teks yang Menentang “Kehendak-Bebas”

 

Argumen 1:
Kitab Kejadian 6:3, ”Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging…” (Luther).

 

Argumen 2:
Kitab Kejadian 8:21, ”… manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya”. Baca juga Kitab Kejadian 6:5, ”… segala kecenderungan hatinya (manusia) selalu membuahkan kejahatan semata-mata.

 

Argumen 3:
Kitab Yesaya 40:1-2, ”Hiburkanlah, hiburkanlah umat-Ku, demikian firman Allahmu, tenangkanlah hati Yerusalem dan serukanlah kepadanya, bahwa perhambaannya sudah berakhir, bahwa kesalahannya telah diampuni, sebab ia telah menerima hukuman dari tangan TUHAN dua kali lipat karena segala dosanya.

 

Argumen 4:
Kitab Yesaya 40:6-7, ”…Seluruh umat manusia (flesh) adalah seperti rumputdan semua semaraknya seperti bunga di padang. Rumput menjadi kering,bunga menjadi layu, apabila TUHAN (the Spirit of the Lord) menghembusnya dengan nafas-Nya…” (Luther).

 

Argumen 5:
Kitab Yeremia 10:23, ”Aku tahu, ya TUHAN, bahwa manusia tidak berkuasa untuk menentukan jalannya, dan orang yang berjalan tidak berkuasa untuk menetapkan langkahnya”.

 

Argumen 6:
Kitab Amsal 16:1, ”Manusia dapat menimbang-nimbang dalam hati, tetapi jawaban lidah berasal dari pada TUHAN (Luther).

 

Argumen 7:
Injil Yohanes 15:5, ”Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa (nothing).

 

Argumen 8:
Kerjasama manusia dengan Allah tidak membuktikan keberadaan ”kehendak-bebas”.

You may also like...

Tinggalkan Balasan