Terlahir sebagai Budak – Bab Empat – Argumen 6

BAB 4

Pandangan Luther atas Cara Erasmus Menolak Teks yang Menentang “Kehendak-Bebas”


Argumen 6:
Kitab Amsal 16:1, ”Manusia dapat menimbang-nimbang dalam hati, tetapi jawaban lidah berasal dari pada TUHAN (Luther).

 

Kamu sekali lagi ingin merujuk ini pada peristiwa sehari-hari. Sekali lagi, jika kamu memang benar, ini semakin membuktikan kalau kita tidak mampu menentukan takdir rohani kita sendiri. Bahwa segala sesuatu di masa depan telah ditentukan Allah seharusnya membuat kita menjadi takut pada-Nya.

 

Kamu menghubungkan bagian ini dengan dua bagian lain di Kitab Amsal, yaitu yang pertama dengan Kitab Amsal 16:4, ”TUHAN membuat segala sesuatu untuk tujuannya masing-masing, bahkan orang fasik dibuat-Nya untuk hari malapetaka” (Luther). Kamu memang benar ketika menyatakan kalau bagian ini tidak bermaksud menyatakan kalau Allah yang menciptakan kejahatan. Bravo! Saya memang tidak pernah menyatakan kalau Allah menciptakan apa yang jahat.

 

Lalu, kamu kaitkan juga ke Kitab Amsal 21:1 – ”Hati raja seperti batang air di dalam tangan TUHAN, dialirkan-Nya (incline) ke mana Ia ingini” (Luther). Kamu menyatakan kalau kata ”dialirkan-Nya/incline” tidak berarti ”diharuskan-Nya”. Kamu menyatakan jikalau raja berbuat jahat itu semata-mata karena Allah mengijinkannya melakukan apa yang memang sesuai dengan kehendaknya. Namun, terlepas dari apakah itu diijinkan maupun dialirkan Allah, pernyataan ini benar adanya dalam menunjukkan kalau tidak ada satu hal pun yang bisa terjadi di luar kehendak-dan-karya Allah. Bagian ini memang berbicara mengenai satu orang – yaitu raja. Jika pernyataan ini memang benar untuk satu orang, maka itu juga seharusnya benar bagi semua orang.


 

TERLAHIR SEBAGAI BUDAK

Sebuah versi sederhana dan ringkas dari buku klasik “Belenggu Kehendak” yang ditulis oleh Martin Luther, diterbitkan pertama kali pada tahun 1525.

Versi Inggris
Dikerjakan oleh:
Clifford Pond
Diedit oleh:
J.P. Arthur M.A
H.J. Appleby
Versi Indonesia
Diterjemahkan oleh:
Yonghan
Diedit oleh:
Suriawan Surna

You may also like...

Tinggalkan Balasan