Author: Admin JKH

0

Tuhan Selidiki Hatiku

Kitab Mikha 6:8 menelanjangi saya. Saya bisa menyukai ide-ide abstrak tentang keadilan dan cinta kasih, tetapi mengabaikan tindakan konkretnya. Hal ini menegur saya. Saya tidak bisa ”melakukan keadilan” atau ”mencintai kemurahan” tanpa mengasihi sesama secara nyata. Itu merendahkan hati saya. Itulah yang diperintahkan oleh Sang Dokter jika saya betul-betul siap untuk berjalan bersama-Nya.

0

Tidak Ada Seorang Pun yang Mengikuti Kata Hatinya

Apa yang Anda ikuti – apa yang Anda kejar – adalah objek yang mengarahkan afeksinya hati Anda. Seruan untuk ”jangan ikuti kata hatinya Anda” layak diulang-ulang karena saya percaya Iblis menggunakan semboyan ”ikuti kata hatimu” untuk mengaburkan kebenaran dan memanipulasi orang-orang hingga terperdaya. 

0

Apakah Allah Berbohong?

Apakah Allah Berbohong? Jawaban singkatnya: Tidak. Allah bisa dipercaya. Namun, jangan main-main dengan-Nya. Jangan sembrono dengan kebenaran. Jangan ”suka kejahatan” dan ”tidak percaya akan kebenaran”.

0

Kamu Tidak Perlu Mengerti Sekarang

Banyak pengalaman yang membuat kita bingung saat mengikuti Yesus yang terasa jauh lebih menyakitkan-dan-membingungkan ketimbang urusan membasuh kaki. Faktanya adalah: ”Kita sering tidak mengetahui apa yang sedang dilakukan Allah sekarang.” Kebenaran yang krusial adalah: ”Kita tidak perlu tahu apa yang dilakukan Allah sekarang untuk mengikuti Dia dalam iman.”

0

Ketika Yesus Berkata: ”Aku Mengasihimu”

Di tengah banyaknya basa-basi dan berbagai hal manis yang berlebihan, bagaimana kita bisa— ketika seorang teman bertanya kepada saya tempo hari—memercayai kata-kata indah yang keluar dari mulut-Nya Sang Juruselamat kita? Jawaban yang saya harapkan sudah saya siapkan pada hari itu adalah: ”Yesus menyatakan kasih-Nya dari tempat yang lebih tinggi.

0

Bagaimana Membalas Allah

Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku? Aku akan mengangkat piala keselamatan, dan akan menyerukan nama TUHAN, akan membayar nazarku kepada TUHAN di depan seluruh umat-Nya – Maz. 116:12-14. Renungan dikutip dari Future Grace, halaman 37–38

0

Apakah Dia Masih akan Menyelamatkan Saya?

T: Beberapa tahun yang lalu, saya beriman percaya pada Kristus. Saya dibaptis dan menerima Roh Kudus. Allah melepaskan saya dari [kecanduan] merokok dan minum-minum. Beberapa tahun kemudian, saya meninggalkan Allah dan kembali pada kecanduan lamanya saya. Apakah Dia masih akan menyelamatkan saya ataukah saya sudah menjadi orang yang terkutuk?

0

Yesus Lebih dari Sekadar Juruselamatnya Anda

”Tuan-dan-Juruselamat” menjadi semacam seruan populer yang dipakai kaum injili pada generasi terakhir ini dengan alasan yang baik. Bisakah orang yang benar-benar lahir baru menerima Yesus sebagai Juruselamat, tetapi menolak-Nya sebagai Tuan? Mungkinkah Anda berdoa, maju ke depan, menuliskan komitmennya Anda, dan menerima-Nya sebagai Juruselamat, tetapi menolak ke-Tuan-an Yesus?

0

Apa Ketakutan Terbesarnya Anda?

Jika ada orang yang memiliki satu alasan untuk merasa takut, itu adalah Daud. Ketika sedang tidak berperang dengan bangsa lain, ia malah diburu oleh bangsanya sendiri. Nyawanya hampir selalu berada dalam bahaya. Kitab Mazmur dipenuhi dengan kesaksian tentang berbagai ancaman yang dihadapi Daud hari lepas hari.