Terlahir sebagai Budak – Bab Dua – Argumen 5

BAB 2

Apa yang Erasmus Ajarkan


Argumen 5:
Menguji lebih mendalam argumen Erasmus yang didasari Kitab Sirakh 15:14-7.

 

Kamu menganggap frasa ”asal sungguh mau engkau dapat menepati” (if you are willing to keep) menyatakan kemampuan manusia untuk bisa bebas memilih. Untuk bisa berpendapat seperti itu berarti kita sedang menghakimi firman Tuhan dengan akal budi. Namun, saya akan membuktikan kalau frasa ini, sekalipun ditelaah dengan akal budi, tidak selalu harus diartikan sebagai ”kemampuan untuk taat”. Sebagai contoh, orangtua seringkali menyuruh anaknya melakukan sesuatu, bukan untuk membuktikan apa yang mereka sanggup kerjakan, tetapi untuk membuktikan apa yang mereka tidak sanggup kerjakan sehingga mereka bisa belajar untuk meminta bantuan.

 

Inilah yang Allah lakukan terhadap kita. Allah memberi kita hukum-Nya, untuk menunjukkan kalau kita sama sekali tidak akan mampu untuk taat melakukannya. Inilah yang diajarkan Paulus di Surat Roma 3:20; 5:20 dan Surat Galatia 3:19, 24.


 

TERLAHIR SEBAGAI BUDAK

Sebuah versi sederhana dan ringkas dari buku klasik “Belenggu Kehendak” yang ditulis oleh Martin Luther, diterbitkan pertama kali pada tahun 1525.

Versi Inggris
Dikerjakan oleh:
Clifford Pond
Diedit oleh:
J.P. Arthur M.A
H.J. Appleby
Versi Indonesia
Diterjemahkan oleh:
Yonghan
Diedit oleh:
Suriawan Surna

You may also like...

Tinggalkan Balasan