Terlahir sebagai Budak – Bab Dua – Argumen 2

BAB 2

Apa yang Erasmus Ajarkan


Argumen 2:
Argumen Erasmus yang berasal dari Kitab Apokrifa (Deuterokanonika).

 

Kamu menyatakan kalau pemikiranmu mengenai ”kehendak-bebas” ini diambil dari Kitab Sirakh (Ecclesiasticus) 15:14-17. ”Pada awal mula Tuhan menjadikan manusia serta menyerahkannya kepada keputusannya sendiri”. Terkait perintah Allah, penulis kitab ini juga menyatakan kalau: ”Asal sungguh mau engkau dapat menepati hukum, dan berlaku setiapun dapat kaupilih. Api dan air telah ditaruh oleh Tuhan di hadapanmu, kepada apa yang kaukehendaki dapat kauulurkan tanganmu. Hidup dan mati terletak di depan manusia, apa yang dipilih akan diberikan kepadanya”.

 

Saya bisa saja mengabaikan bagian ini dengan menyatakan kalau Kitab ini bahkan tidak dikanonisasi oleh orang-orang Yahudi untuk Perjanjian Lama. Namun, cukuplah bagi saya dengan memakai pernyataanmu yang menyatakan kalau bagian ini ”tidak jelas dan ambigu”. Kamu, atau siapapun, tidak mungkin akan pernah bisa menampilkan bagian yang dengan jelas menerangkan soal ”kehendak-bebas”.

 


 

TERLAHIR SEBAGAI BUDAK

Sebuah versi sederhana dan ringkas dari buku klasik “Belenggu Kehendak” yang ditulis oleh Martin Luther, diterbitkan pertama kali pada tahun 1525.

Versi Inggris
Dikerjakan oleh:
Clifford Pond
Diedit oleh:
J.P. Arthur M.A
H.J. Appleby
Versi Indonesia
Diterjemahkan oleh:
Yonghan
Diedit oleh:
Suriawan Surna

You may also like...

Tinggalkan Balasan