Rom. 10:11-13 (AYT)
Karena Kitab Suci berkata, “Siapa pun yang percaya kepada-Nya takkan pernah dipermalukan.” Sebab, tidak ada perbedaan antara orang-orang Yahudi dan orang-orang Yunani; Tuhan yang satu adalah Tuhan atas semua, yang berlimpah kekayaan bagi semua orang yang berseru kepada-Nya. Sebab, “Semua orang yang berseru dalam nama Tuhan akan diselamatkan.”
Karena di luar Kristus tidak ada keselamatan, maka setiap orang yang tidak beriman percaya kepada-Nya akan “dipermalukan”. Sesaleh dan sebaik apa pun seseorang, ia akan berakhir di neraka jika ia meninggal dalam kondisi berada di luar Kristus.
Sampai dengan hari ini, saya pribadi melihat sepertinya tidak ada lembaga pelayanan Kristen/gereja yang pelayanan diakonianya lebih terencana dan sistematis dibandingkan pelayanan Yayasan Budha Tzu Chi. Rumah sakit mereka di Cengkareng lebih terasa kasihnya ketimbang RS yang mengaku Kristen. Sekalipun demikian, mereka kelak akan “dipermalukan”. Sia-sia dan tak berarti apa-apa.
Begitu juga dengan para pengikut Saksi Yehova. Dibandingkan kebanyakan orang Kristen, mereka lebih gigih dan rajin memberitakan injil (versi mereka sendiri). Namun, karena mereka memberitakan injil-dan-Yesus yang lain, mereka kelak akan “dipermalukan”. Sia-sia dan tak berarti apa-apa.
Neraka akan dipenuhi dengan orang-orang beragama. Neraka bukan hanya diisi oleh orang-orang atheis; bukan hanya diisi oleh orang-orang yang bunuh diri. Namun, akan termasuk diisi orang-orang yang setiap Minggu beribadah di gereja sebagai orang Kristen palsu. Mereka adalah kambing, yang mengira dirinya adalah domba.
Orang-orang beragama ini kelak akan “dipermalukan”. Semua puasa, sedekah, dan perbuatan baik mereka sia-sia dan tak berarti apa-apa di hadapan Allah.
Iman di dalam Kristus itu seperti hukum gravitasi. Entah Saudara Yahudi/non-Yahudi, kaya/miskin, pintar/bodoh, terima/tidak, percaya/tdk, hukum itu tetap saja akan berkuasa atas Saudara. Saudara tetap akan tunduk pada ketetapan Tuhan.
Tidak ada keselamatan di dalam siapa pun lainnya karena tidak ada nama lain di bawah langit diberikan di antara manusia yang oleh nama itu kita dapat diselamatkan (Kis. 4:12).
Yesus adalah satu-satunya jalan menuju keselamatan; bukan salah satu.