Rom 15:7 (AYT)
Karena itu, terimalah satu dengan yang lain, sama seperti Kristus juga menerima kita demi kemuliaan Allah.
Di bagian ini Paulus mewanti-wanti Gereja supaya jangan terpecah-pecah hanya karena urusan sejenis kosher/trefa. Untuk sesuatu yang tidak membuat seseorang berdosa, jangan sampai itu digunakan sebagai sumber perpecahan. Kita tidak boleh menolak seseorang berjemaat hanya karena ia doyan makan saksang atau daging anjing.
Contoh lain terkait urusan seperti halnya kosher/trefa ini misalnya saja terkait gereja yang memisahkan diri karena berpolemik mengenai apakah lagu penyembahannya boleh diiringi full band atau tidak. Jika satu gereja pecah gara-gara hal seperti ini, maka mereka membuktikan dirinya adalah orang-orang duniawi. Mereka bukan orang-orang yang rohani (1 Kor. 3:1-4).
Namun, perlu diperhatikan baik-baik kalau bagian ini tidak sedang menyerukan kita untuk ber-oikumene. Kita tidak mengutamakan kesatuan dengan mengorbankan doktrin yang sehat/benar. Kita tidak bisa mengutamakan kesatuan, tetapi melanggar perintah Allah.
Kita tidak bisa menerima orang-orang yang berdoa pada Maria. Mereka jelas-jelas telah melanggar perintah Allah di Kel. 20:4-5. Mereka sedang menyembah berhala.
Kita tidak bisa menerima orang-orang yang ber-syabalalala dan kemudian mengaku sedang berbahasa Roh/lidah. Mereka sedang memalsukan karya Iblis sebagai karya Roh Kudus (RK). Mereka sedang mencatut nama RK. Mereka sedang menghujat RK.
Seperti video berikut ini:
Mungkinkah RK yang menyebabkan peristiwa ini? Mungkinkah RK mengaruniakan sesuatu yang tata pelaksanaannya bertentangan dengan prosedur yang sudah ditetapkan-Nya? (1 Kor. 14:27-28, 40).
Terhadap hal-hal yang berdosa seperti ini, kita justru diperintahkan tidak boleh menerima mereka. Sedikit ragi akan mengkhamirkan adonan (Gal. 5:9).
Yang namanya uang palsu, bukankah yang semakin mirip dengan yang aslinya yang semakin berbahaya?
Janganlah tertipu: “Pergaulan yang buruk menghancurkan kebiasaan-kebiasaan yang baik.” Sadarlah kembali dengan baik dan jangan berbuat dosa. Sebab, beberapa orang tidak memiliki pengenalan akan Allah. Aku mengatakan ini supaya kamu malu (1 Kor. 15:33-34).