Category: Desiring God

0

Allah Lebih Besar Dari Masalahnya Anda

Masalahnya Anda mungkin besar, bahkan mungkin lebih besar dari yang Anda ketahui. Namun, Allah-nya Anda lebih besar. Berbagai janji-Nya kepada Anda lebih kuat-dan-pasti. Jadi, berpalinglah dari berbagai masalahnya Anda. Dengarkanlah kembali suara Allah yang berkuasa, bijaksana, dan lembut tersebut. Kemudian, mintalah Allah untuk membantu Anda memandang pada-Nya.

0

Siapa pun Anda, Kristus Bisa Menjadi Miliknya Anda

siapa pun Anda, jangan biarkan apa pun tentang diri Anda menghalangi Anda untuk percaya kepada Yesus – baik untuk pertama kalinya atau kesekian kalinya. Tidak peduli betapa gigihnya, betapa gelapnya, betapa menghujatnya, betapa memalukannya, betapa merusaknya dosa Anda, dengarkanlah janji Yesus Kristus: ”Barangsiapa percaya, ia mempunyai hidup yang kekal” (Yoh. 6:47) — termasuk Anda.

0

Apakah Saya Akan Percaya Pada Allah?

Seandainya Anda juga berada di sana pada saat itu, melihat dari kejauhan, Anda tidak akan melihat sesuatu yang dramatis. Saya berbicara tentang peristiwa ketika Abraham (yang masih bernama Abram pada saat itu) melangkah keluar dari tendanya dan menatap ke langit; menatap bintang-bintang. 

0

Sesudah Virus Berlalu
Kehidupan Sehari-hari Dalam Terang Kekekalan

Ketika ada dua ratus ribu orang masuk ke dalam kekekalan, dan ada dua ratus ribu keluarga yang merasakan perihnya kehilangan orang-orang yang mereka kasihi, doa Musa yang tidak membuat nyaman akan menekan diri kita: ”Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana” (Mzm. 90:12).

0

Dimurnikan dengan Api

Beberapa pengalaman mengungkapkan jati diri kita, seperti misalnya pengalaman dalam penderitaan. Ketika pencobaan datang, kita hampir tidak bisa menahan diri untuk tidak membuka hati kita dan membiarkan orang lain melihatnya.

0

Anda Tidak Bisa Melayani Allah dan Teologi

Manakah yang lebih berbahaya bagi jiwanya manusia – uang atau teologi? Uang adalah jawaban yang mudah. Namun, apakah uang secara rohani lebih berbahaya daripada teologi? Jawabannya mungkin lebih sulit daripada yang kita pikirkan.