Author: Admin JKH

0

Kita Memanggil-Nya ”Bapa”

Baik Bapa maupun Anak telah menyediakan Roh Kudus bagi Anda — ”Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: ”ya Abba, ya Bapa!” (Rom. 8:15). Manfaatkanlah kasih karunia ini dengan baik karena Bapanya Anda di surga berkenan pada anak-anak-Nya.

0

Air, Susu, dan Anggur

ndangan Allah untuk perjamuan agung-Nya melintasi batas etnis dan sosial ekonomi — kepada ”semua orang yang haus” — dan diserukan kepada dua kelompok: yang memiliki uang dan yang tidak.

0

Beberapa Jawaban Doa Bisa Menyakitkan

Kitab Suci mengatakan bahwa ”setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang” (Yak. 1:17). Namun, apakah Anda pernah menerima sebuah pemberian-yang-baik dari Bapa yang datang dalam paket yang tidak bagus?

0

Kita Percaya Akan Roh Kudus

Kita percaya akan Roh yang mahakuasa dan yang tak kelihatan dengan penuh kuasa mewujudkan tujuan kekal Allah dan Anak-Nya di dunia kita yang pada suatu hari nanti untuk dilihat oleh semua orang.

0

10.000 Alasan

Dia bukan hanya Allah pada masa-masa indahnya kita. Dia adalah Allah untuk sepanjang masa. Berarti, Dia juga Allah pada masa-masa terburuknya kita.

0

Betapa Besar Allah Kita

Biarlah bergembira dan bersukacita karena Engkau semua orang yang mencari Engkau; biarlah mereka yang mencintai keselamatan dari pada-Mu tetap berkata: “TUHAN itu besar!”

0

Apakah yang Lebih Manis Ketimbang Madu?

Teologi alkitabiah tentang madu memberikan teguran bagi kedua belah pihak yang berdebat soal gula pada zaman ini. Terlepas dari bimbingan dari firman Allah, kita cenderung condong kepada sisi yang ekstrem: menyalahgunakan pemberian Allah yang baik melalui anggapan-dan-konsumsi yang berlebihan; atau melakukan penghindaran yang salah arah dan reaksi berlebihan yang memperlakukan gula sebagai kejahatan (atau sebagai racun) atas apa yang telah diberikan-Nya sebagai kebaikan.

Menikmati ”sedikit dari madu” — itu baik — begitu baik sehingga tidak baik untuk makan terlalu banyak.

0

Lebih Kuat

Sekuat apa pun kelihatannya Iblis, sekuat apa pun tarikan dosa, sememperbudak apapun rasa malu kita, seburuk apa pun keadaan kita, Yesus lebih kuat. Dia lebih kuat dari Iblis, lebih kuat dari dosa, lebih kuat dari rasa malu, lebih kuat dari badai dan api penderitaan dan rasa sakit apa pun, dan bahkan lebih kuat dari kematian itu sendiri.