BAB1
Apa yang Alkitab Ajarkan
Argumen 16:
Penolakan umat manusia terhadap Kristus membuktikan ”kehendak-bebas” itu salah.
Di Injil Yohanes 16:8, Yesus menyatakan kalau Allah Roh Kudus akan ”menginsafkan dunia akan dosa”. Di ayat sembilan, Yesus menjelaskan frasa ”akan dosa” berarti tidak percaya kepada-Ku”. Dosa karena tidak percaya ini bukan timbul di kulit ataupun rambut kita, tetapi pada pikiran dan kehendak. Semua manusia, tanpa terkecuali, tidak menyadari dosa karena tidak percayanya ini, sama seperti halnya mereka tidak menyadari kehadiran Kristus. Dosa karena tidak percaya pada Kristus harus dinyatakan terlebih dahulu kepada mereka melalui karya Roh Kudus. Jadi, di dalam diri setiap manusia, termasuk ”kehendak-bebas”-nya, berada di bawah hukuman Allah. Mereka hanya bisa memahami itu sebagai dosa sampai Allah sendiri yang menyatakan itu kepadanya. Seluruh isi Kitab Suci menyatakan Kristus sebagai satu-satunya jalan keselamatan. Setiap orang yang berada di luar Kristus pasti berada di bawah kuasa Iblis, dosa, maut, dan murka Allah. Hanya Kristus sendiri yang bisa menyelamatkan manusia dari Kerajaan Iblis. Kita tidak dibebaskan melalui kuasa yang berada di dalam diri kita sendiri, tetapi semata-mata hanya melalui kasih karunia Allah.