Rom. 15:8-9 (AYT)
…Kristus sudah menjadi pelayan bagi orang-orang yang bersunat (Yahudi) demi kebenaran Allah, yaitu untuk meneguhkan janji yang diberikan kepada nenek moyang kita, dan untuk bangsa-bangsa bukan Yahudi ( the Gentiles) supaya mereka memuliakan Allah atas belas kasih-Nya…
Di bagian ini, Paulus ingin menegaskan kalau Tuhan Yesus adalah Tuhan-dan-Tuan bagi setiap orang yang beriman percaya pada-Nya, terlepas dari apa pun suku dan rasnya. Bangsa-bangsa non-Yahudi juga boleh-dan-bisa menjadi umat Allah. Keselamatan dan hidup kekal tidak hanya disediakan bagi bangsa Yahudi.
Apa yang Tuhan janjikan pada Abraham ribuan tahun sebelumnya sudah tergenapi (Kej. 12:2-3; 22:18). Keturunan Abraham sungguh menjadi bangsa yang besar. Nama Abraham sungguh menjadi masyhur. Abraham sungguh menjadi berkat bagi bangsa-bangsa karena Sang Mesias dilahirkan melalui garis keturunannya. Semua kaum di muka bumi sungguh mendapat berkat, yaitu diberkati dengan hidup kekal (bagi yang beriman percaya pada Yesus Kristus).
Maka, pantaslah setiap bangsa memuji dan memuliakan Allah Tritunggal yang senantiasa menepati janji-Nya dan tidak pernah berdusta. Apa yang dijanjikan-Nya pasti dikerjakan-Nya. Paulus mengingatkan kita kalau setidaknya ada 4 nubuat di PL yang digenapi terkait hal ini (Rom 15:9-12).
Di bagian ini, Paulus juga mengingatkan kita kalau di dalam Kristus tidak boleh ada lagi pembedaan umat Allah berdasarkan ras dan sukunya. Terkait hidup kekal, umat manusia hanya bisa dibedakan menjadi dua kelompok: di-luar-Kristus atau di-dalam-Kristus. Hanya ada dua kelompok ini.
Karena itu, gereja suku adalah sesuatu yang tidak alkitabiah.
Banyak orang yang bergereja di gereja suku berkata, “Lebih baik tidak ber-Tuhan daripada tidak beradat.” Pernyataan ini sebenarnya dengan jelas menyatakan seseorang sedang berada di kelompok yang mana dan sedang berjalan menuju ke mana.
Adat istiadat yang seharusnya tunduk pada kebenaran Alkitab. Kristus rela menjadi pelayan demi kebenaran Allah, masa kita yang hina ini malahan mau menjadi tuan atas kebenaran Allah? Aneh, tapi nyata.