Dimurnikan dengan Api
Beberapa pengalaman mengungkapkan jati diri kita, seperti misalnya pengalaman dalam penderitaan. Ketika pencobaan datang, kita hampir tidak bisa menahan diri untuk tidak membuka hati kita dan membiarkan orang lain melihatnya.
Jalan, Kebenaran, Hidup Ministries
Beberapa pengalaman mengungkapkan jati diri kita, seperti misalnya pengalaman dalam penderitaan. Ketika pencobaan datang, kita hampir tidak bisa menahan diri untuk tidak membuka hati kita dan membiarkan orang lain melihatnya.
Manakah yang lebih berbahaya bagi jiwanya manusia – uang atau teologi? Uang adalah jawaban yang mudah. Namun, apakah uang secara rohani lebih berbahaya daripada teologi? Jawabannya mungkin lebih sulit daripada yang kita pikirkan.
Apa yang Paulus maksudkan ketika dia berkata dalam 1 Tim. 2:15 (AYT), ”Namun, perempuan akan diselamatkan melalui kelahiran anak jika mereka terus hidup dalam iman, kasih, dan kekudusan dengan pengendalian diri”?
Siapa pun Anda, di mana pun Anda tinggal, dalam zaman apa pun Anda hidup, Anda hanya bisa hidup untuk menyenangkan manusia atau untuk menyenangkan Allah. Jika Anda mengira adalah mungkin untuk melayani keduanya, Anda lebih mungkin sedang menjalani hidup yang berorientasi untuk menyenangkan manusia, bukan Tuhan.
Meskipun langit lenyap; meskipun bumi berlalu; meskipun ada berbagai kontroversi dan godaan untuk melakukan kompromi rohani di hadapan kita, maka kiranya kita memperhatikan Spurgeon-yang-terlupakan ini; menggantung Matius 5:11-12 dalam hati kita; dan hidup di hadapan manusia-dan-setan dengan semangat dan pengharapan yang diberikan oleh Sang Kristus.
”Siapakah Anak Manusia ini?” Dari sejak pertama Dia hadir di dunia ini, pada malam yang dilanda putus asa di kota yang penuh sesak, Yesus telah memprovokasi timbulnya pertanyaan ini.
Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekut lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: ”Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa! – Fil. 2:9-11
Apakah Kerajaan Allah adalah sebuah realitas di masa depan yang masih dinanti-nantikan atau suatu realitas di masa kini yang sudah bisa dialami pada saat ini juga?
Beberapa orang yang menolak menyerahkan seluruh diri mereka kepada Kristus, mati tanpa mereka sadari. Mereka berpikir bahwa mereka telah hidup sebagai murid-yang-sepenuh-hati karena telah membayangkannya.
Saya berasumsi bahwa jika saya memiliki keinginan untuk menjadi orang Kristen, maka Allah akan menyambut saya dengan penuh sukacita. Saya tidak memiliki kategori bagi mereka yang menganggap dirinya adalah pengikut Kristus, namun yang tidak benar-benar menjadi pengikut Kristus. Saya berasumsi bahwa jika saya memiliki keinginan untuk menjadi orang Kristen, maka Allah akan menyambut saya dengan penuh sukacita. Saya belum pernah membaca bagian yang menyatakan akan ada orang-orang yang pada hari penghakiman, yang sungguh-sungguh menyapa Yesus dan memanggilnya ”Tuhan, Tuhan”, namun ditolak oleh-Nya (Mat. 7:21-23). Tidak ada yang pernah mengatakan pada saya bahwa seseorang dapat melakukan banyak perbuatan baik bagi Allah, namun dirinya tetaplah masih terhilang.