Tunduklah kepada Tuanmu

1 Pet. 2:18 (AYT)
Hamba-hamba, tunduklah kepada tuanmu dengan segala hormat. Bukan hanya kepada mereka yang baik dan lemah lembut, tetapi juga kepada mereka yang tidak adil.



Kata “hamba” di bagian ini diterjemahkan dari kata Yunani “oiketes” (yang juga digunakan di Luk. 16:13; Kis. 10:7; dan Rom. 14:4). Kata ini merupakan sinonim dengan kata “doulos” yang merujuk pada budak-budak pada zaman itu. Petrus sepertinya menujukan bagian ini pada budak-budak yang bekerja di rumah, termasuk kepada budak wanita dan anak-anak.

Budak bukanlah karyawan. Budak pada zaman itu setara kelasnya dengan kambing domba ataupun perabotan. Mereka boleh diperjualbelikan semau-maunya oleh tuannya; diperlakukan dengan semena-mena oleh tuannya.

Tidak hanya berbicara mengenai hubungan antara Pemerintah dan rakyat, Petrus juga menyentuh soal hubungan kerja. Bagi kita yang hidup pada zaman ini, bagian ini berarti berbicara tentang hubungan yang profesional di tempat kerja. Sebagai bawahan, kita harus tunduk kepada atasan kita “dengan segala hormat”.

Kita dituntut untuk tunduk pada atasan kita “yang tidak adil” juga. Apa motivasi kita melakukan itu? Paulus menjelaskannya dengan gamblang di Surat Kolose 3:22-25. Kita tunduk kepada mereka bukan karena mereka pantas untuk ditaati, tetapi karena kita “takut akan Tuhan”.

Kita bersedia melakukan hal ini seolah-olah melakukannya untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Atasan yang tidak adil ini juga “mempunyai tuan di surga” sehingga kelak mereka harus mempertanggungjawabkan segala kejahatan mereka di bumi ini (Kol. 4:1; Efe. 6:9).

Bayangkan betapa sulitnya bagian ini untuk diterima-dan-ditaati bagi para pembaca pertama surat ini mengingat bagian ini ditujukan bagi para budak. Mereka bukan saja cuma sakit hati dan makan hati, namun mungkin juga pernah disiksa sedemikian rupa oleh tuannya. Jika mereka saja dituntut untuk “tunduklah kepada tuanmu dengan segala hormat”, apalagi kita yang cuma karyawan dengan atasan kita pada zaman ini?

You may also like...

Tinggalkan Balasan