Ketika hari sudah malam pada hari pertama (hari Minggu) dalam minggu itu, berkumpullah para murid di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi.
Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: “Damai sejahtera bagi kamu!” (Yoh 20:19).
Mereka terkejut dan takut, menyangka bahwa mereka melihat hantu. Yesus bertanya kepada mereka, “Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hatimu? Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku.”
Sambil berkata demikian, Ia memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka (Luk 24:37-40). Para murid menjadi sangat bersukacita ketika mereka sudah yakin kalau itu memang Yesus. Maka sekali lagi Yesus berkata, “Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.
Ia kemudian mengembusi mereka dan berkata, “Terimalah Roh Kudus. Jika kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada.” (Yoh 20:20-23)
Ada tertulis demikian, ‘Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga,’ dan lagi: ‘dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem.’
Kamu adalah saksi dari semuanya ini. Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi” (Luk 24:46-49).