Bersemangat Bagi Allah-dan-Kebenaran

Sukacita Surga
11 Januari

”Jadi bagaimana, jika di antara mereka ada yang tidak setia, dapatkah ketidaksetiaan itu membatalkan kesetiaan Allah? Sekali-kali tidak! Sebaliknya: Allah adalah benar, dan semua manusia pembohong, seperti ada tertulis: ’Supaya Engkau ternyata benar dalam segala firman-Mu, dan menang, jika Engkau dihakimi.’”

(Rom. 3:3-4)

Kepedulian kita terhadap kebenaran merupakan ekspresi yang tak terelakkan dari kepedulian kita terhadap Allah. Jika Allah ada, maka Ia adalah ukuran dari segala sesuatu; apa yang dipikirkan-Nya tentang segala sesuatu adalah ukuran dari apa yang seharusnya kita pikirkan.

Tidak mengindahkan kebenaran berarti tidak mengindahkan Allah. Mengasihi Allah dengan penuh semangat berarti mengasihi kebenaran dengan penuh semangat. Berpusat-pada-Allah dalam hidup berarti digerakkan oleh kebenaran dalam pelayanan. Apa yang tidak benar bukanlah berasal dari Allah.

Renungkanlah keempat kumpulan teks tentang hubungan antara Allah dan kebenaran berikut ini:

1) Allah Adalah Kebenaran

Roma 3:3-4 (Allah Bapa): ”Jadi bagaimana, jika di antara mereka ada yang tidak setia, dapatkah ketidaksetiaan itu membatalkan kesetiaan Allah? Sekali-kali tidak! Sebaliknya: Allah adalah benar, dan semua manusia pembohong.”

Yohanes 14:6 (Allah Anak): Kata Yesus kepadanya: ”Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”

Yohanes 15:26 (Allah Roh): ”Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.”

2) Tidak Mengasihi Kebenaran Berarti Kebinasaan Abadi

2 Tesalonika 2:10: Orang fasik akan binasa ”karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka.”

3) Kehidupan Kristen Didasari Oleh Pengetahuan Akan Kebenaran

1 Korintus 6:15-16: ”Tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah anggota Kristus? Akan kuambilkah anggota Kristus untuk menyerahkannya kepada percabulan? Sekali-kali tidak! Atau tidak tahukah kamu, bahwa siapa yang mengikatkan dirinya pada perempuan cabul, menjadi satu tubuh dengan dia?”

4) Tubuh Kristus Dibangun Dengan Kebenaran Dalam Kasih

Kolose 1:28: ”Dialah yang kami beritakan, apabila tiap-tiap orang kami nasihati dan tiap-tiap orang kami ajari dalam segala hikmat, untuk memimpin tiap-tiap orang kepada kesempurnaan dalam Kristus.”

Semoga Allah menjadikan kita bersemangat bagi Dia-dan-kebenaran.


Artikel ini diterjemahkan dari "Passionate for God and Truth."

You may also like...

Tinggalkan Balasan