Yakobus 4:12 (TB)
Hanya ada satu Pembuat hukum dan Hakim, yaitu Dia yang berkuasa menyelamatkan dan membinasakan. Tetapi siapakah engkau, sehingga engkau mau menghakimi sesamamu manusia?
Bagian ini paralel dengan apa yang dinyatakan Paulus di Surat 1 Korintus 4:3-5. Apa yang terlihat baik di hadapan manusia, belum tentu baik di hadapan Tuhan (Luk. 16:15). Karena itu, orang Kristen tidak boleh membandingkan kesalehannya dengan kesalehan orang lain sehingga ia diam-diam menghakimi saudara seimannya. Perumpamaan dalam Lukas 18:9-14 merupakan contoh yang dimaksud menghakimi dalam ayat ini.
Menurut John Piper, ada sekitar 1800 pernyataan yang berbentuk perintah dalam PB (referensi berita). Prinsip “gagal melakukan satu sama saja dengan gagal melakukan semuanya” (Yak. 2:10) akan membuat setiap orang Kristen layak dihakimi. Karena itu, kita tidak boleh saling membandingkan kesalehan kita. Jika ingin membandingkan, kita hanya boleh membandingkan diri kita dengan kesempurnaan Tuhan Yesus.
Timbul pertanyaan, apakah yang dilakukan Pak Esra Soru ini termasuk menghakimi pak Erastus? Bukan. Karena apa yang dilakukan pak Esra ini adalah perintah dalam Kis. 20:28-31. Jika Saudara tahu ada orang-orang yang mengajarkan kesesatan dan memilih diam saja, Saudara malahan melanggar perintah untuk “jagalah seluruh kawanan”.
Ketika Saudara bersuara mengenai kesesatannya, maka Saudara bukan sedang menghakiminya, tetapi mengujinya. Karena beliau gagal uji, Saudara tidak bisa memegang ajarannya (1 Tes. 5:21). Karena ajarannya sudah menyimpang dari iman Kristen (1 Tim.6:3), Saudara harus memperingatkan saudara-saudara yang lain karena beliau sudah termasuk yang dimaksud dalam Surat 2 Pet. 2:1.
Dengan diam-diam saja dan pura-pura tidak tahu, Saudara justru melanggar perintah di Surat 2 Timotius 4:2 untuk “nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran”. Dengan menyatakan apa yang salah, Saudara tidak sedang menghakiminya, tetapi justru sedang menjaga kawanan domba dari “serigala-serigala yang ganas akan masuk ke tengah-tengah kamu dan tidak akan menyayangkan kawanan itu” (Kis. 20:29).