Markus 6:52 (AYT)
Mereka belum memahami mukjizat roti itu karena hati mereka masih dikeraskan.
Berkali-kali Tuhan memberi tanda yang jelas mengenai pemeliharaan-Nya dalam hidup kita. Namun, seringkali kita yang belum bisa memahaminya dengan baik. Kita tidak paham-paham betapa Ia mengasihi kita; betapa Ia peduli.
Mengapa? Mungkin karena hati kita “masih dikeraskan.”
Seperti apa tanda-tanda orang yang hatinya masih dikeraskan? Ia mudah merasa takut. Ia sering merasa khawatir. Masalah kita sepertinya lebih besar dari Tuhan kita.
Mengapa kita mudah merasa takut dan khawatir? Mungkin karena kita masih mengandalkan kuat hebat kita sendiri. Kita diam-diam tidak yakin ada Allah yang memelihara hidup kita; yang sungguh-sungguh peduli pada kita.
Setiap kali kita merasa masalah kita lebih besar dari Tuhan kita, mari kita dengarkan suara Tuhan baik-baik,“Tenanglah. Ini Aku! Jangan takut.”