Markus 6:35-37 (TB)
Pada waktu hari sudah mulai malam, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya dan berkata: “Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam. Suruhlah mereka pergi, supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa dan di kampung-kampung di sekitar ini.” Tetapi jawab-Nya: “Kamu harus memberi mereka makan!…
Ada kalanya kita merasa kasih di dalam gereja begitu dingin. Sampai-sampai muncul olok-olok yang menyebut “MaJeLis” gereja sebagai akronim dari “Manusia Jelmaan Iblis”. Olok-olok ini pastilah timbul dari hati orang yang pernah disakiti sedemikian rupa.
Ya, dengan jujur kita akui kalau kasih di dalam lingkungan Gereja belum tentu berbeda secara kualitatif dengan mereka yang berada di lingkungan duniawi. Malah, kadangkala kasih di dalam Gereja itu terasa kental dengan kemunafikan. Kebanyakan basa-basi, hingga busuk sendiri. Basa-basi busuk.
Mereka memang tidak peduli. Namun, Tuhan Yesus peduli. Gembala Gereja kita boleh mengabaikan kita, tetapi Tuhan Yesus tidak. Majelis Gereja kita boleh tidak memandang kita, tetapi Tuhan Yesus tidak. Karena itu, janganlah karena kecewa dengan manusia, kita lupa kalau kita memiliki Allah yang begitu mengasihi kita.
Tuhan Yesus sendiri yang memberi perintah: “Kamu HARUS memberi mereka makan.”
Ia peduli pada kita.