Rom. 16:10, 12 (AYT)
Salam kepada Apeles, yang terbukti telah tahan uji dalam Kristus…
…
Sampaikan salamku kepada Trifena dan Trifosa, yang berjerih lelah di dalam Tuhan. Dan, kepada Persis yang kukasihi, yang juga telah bekerja keras di dalam Tuhan.
Saat ini, kita semua sama-sama sedang melakukan perjalanan iman. Sama seperti orang-orang kudus di Alkitab dahulu berjalan bersama Tuhan, begitu juga kita saat ini. Pohon dinilai dari buahnya. Jadi, buah apa yang kita hasilkan saat ini?
Apakah kita seperti Febe yang “telah memberi bantuan kepada banyak orang”? Atau seperti Priskila dan Akwila “yang telah mempertaruhkan nyawa mereka” demi hidup saudara-saudara rohaninya?
Apakah orang-orang di sekitar kita juga melihat kita seperti Paulus melihat Apeles, yang terbukti telah tahan uji dalam Kristus?
Apa ujian Apeles saat itu? Bagaimana pergumulannya saat itu? Apa yang dimaksud dengan pernyataan “terbukti telah tahan uji dalam Kristus”? Semua jawaban atas pertanyaan itu menjadi tidak penting lagi untuk kita ketahui. Mengapa? Karena kita tahu dengan pasti kalau Apeles tengah bersukacita di surga.
Begitu juga dengan Trifena dan Trifosa “yang berjerih lelah di dalam Tuhan” maupun Persis yang “bekerja keras di dalam Tuhan”. Mereka mungkin bukan siapa-siapa. Status mereka boleh-boleh saja bukan bangsawan, namun mereka adalah anak-anak Tuhan. Karena itu, dengan pasti kita tahu mereka ada di mana saat ini. Itulah kebahagiaan orang Kristen: hidup untuk Kristus, mati adalah keuntungan.
Apa pun pergumulan dan kesulitan kita saat ini, marilah kita ingat baik-baik seruan Paulus:
2 Kor. 4:16-18
Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari. Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami. Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.
Febe, Priskila, Akwila, Apeles, Trifena, Trifosa, dan Persis sudah pernah menjalani yang sedang kita jalani saat ini. Mari kita semakin hari semakin bersandar pada pemeliharaan Allah Tritunggal semata.