Bolehkah Orang Kristen Memakan Daging Anjing?

Rom. 14:8 (AYT)
Sebab, jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, atau jika kita mati, kita mati untuk Tuhan.Jadi, baik kita hidup atau kita mati, kita adalah milik Tuhan.



Karena hidup mati kita adalah milik Tuhan, maka untuk segala sesuatu tidak lagi berdasarkan keinginan dan selera kita, melainkan berdasarkan kehendak-Nya. Termasuk mengenai apa yang kita makan dan minum.

Di dalam Kristus, memang makan daging anjing itu sah-sah saja (Rom 14:14). Namun, kalau saudara-saudara seiman di sekitar kita kebetulan adalah para pecinta anjing, maka sebaiknya kita menahan diri untuk tidak memakannya lagi.

Bukan karena berdosa kita tidak memakannya, tetapi kita berusaha supaya tidak merusak pekerjaan Allah hanya karena makanan!

Segala sesuatu halal, tetapi jahatlah bagi seseorang yang makan dan menyebabkan orang lain berdosa. Lebih baik tidak makan daging atau minum anggur atau melakukan hal lain yang dapat menyebabkan saudara seiman kita tersandung.

Sebab, jika hati saudara seiman kita terluka karena sesuatu yang kita makan, maka kita tidak lagi hidup sesuai kasih. Janganlah kita membinasakan dia dengan apa yang kita makan itu karena Kristus juga telah mati untuknya.

Karena itu, jangan biarkan apa yang kita anggap baik difitnah sebagai sesuatu yang jahat. Sebab Kerajaan Allah bukanlah tentang makan dan minum, tetapi tentang kebenaran, damai sejahtera, dan sukacita dalam Roh Kudus. Sebab siapa pun yang melayani Kristus dengan cara ini berkenan pada Allah dan dihormati manusia.

Jadi, marilah kita mengejar hal-hal yang mendatangkan damai sejahtera dan membangun satu dengan lain. Termasuk dengan berhenti makan daging anjing meskipun kita tidak berdosa dengan memakannya.

Tinggalkan Balasan