Secara umum, [jawabannya adalah] tidak.
- Yohanes menyatakannya dengan sangat jelas: hanya mereka yang berjalan dalam terang; menaati perintah-Nya Allah; dan mengasihi orang Kristen lainnya yang benar-benar sudah beriman-percaya (1 Yoh. 1:6-7, 2:4-6, 3:7-8).
- Paulus menyatakan hal yang sama ketika ia menulis, “Apakah kamu tidak tahu bahwa orang yang tidak benar tidak akan mewarisi Kerajaan Allah?…” (1 Kor. 6:9, AYT). Pada bagian lain, ia juga menyatakannya dengan jelas, “Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup” (Rom. 8:13). Mereka yang secara aktif berjuang melawan dosa dan mengejar kebenaran adalah orang-orang Kristen yang sejati.
- Yesus sendiri berkata, “ Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik. Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api” (Mat. 7:18-19, TB). Setiap orang yang telah dilahirkan kembali akan menghasilkan buah rohani yang baik sebagai penanda bahwa dirinya telah terpisah dari dunia (lihat juga Mat. 5:13-16, Mat. 7:21-22).
Meskipun tidak ada orang Kristen yang sempurna dalam kehidupan ini, Perjanjian Baru menegaskan bahwa hanya orang-orang yang kehidupannya menunjukkan buah rohani yang sejati yang sudah dilahirkan kembali.
Artikel ini diterjemahkan dari “Can Someone be Genuinely Converted and Contentedly
Live in Sin?“